Berita

Hukum

Kasub PPBMN Dipanggil Penyidik KPK

SELASA, 25 NOVEMBER 2014 | 13:05 WIB | LAPORAN:

Kepala Sub Bidang Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara (PPBMN) Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Chaidir Yuzi Apriyadi dipanggil penyidik KPK, Selasa (25/11).

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, Chaidir bakal menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran dana Kesetjenan di Kementerian ESDM berupa Sosialisasi, Sepeda Sehat dan Perawatan Gedung Kantor Sekretariat.

"Yang bersangkutan (Chaidir Yuzi) jadi saksi untuk tersangka WK (Waryono Karno)," jelas Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.


Sebelum Chaidir Yuzi, KPK sudah memanggil sejumlah pihak untuk diperiksa menyangkut penyidikan kasus serupa dan melengkapi berkas pemeriksaan tersangka Waryono Karno.

Waryono diketahui mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM. Dia diumumkan tersangkanya oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran dana Kesetjenan di Kementerian ESDM berupa Sosialisasi, Sepeda Sehat dan Perawatan Gedung Kantor Sekretariat, pada Rabu, 7 Mei 2014 lalu. Waryono disangkakan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Waryono diduga melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penggunaan anggaran di Kesekjenan ESDM pada tahun 2012 sebesar Rp 25 miliar terdiri dari sejumlah pengadaan barang dan jasa. Dia ditengarai merugikan keuangan negara Rp 9,8 miliar.

Adapun Waryono sebelumnya juga sudah menyandang status tersangka KPK dalam kaitan penyidikan dugaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji di lingkungan Kementerian ESDM.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya