Berita

Bus Dibajak Militan, 28 Penumpang Tewas

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 20:38 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebanyak 28 orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka dalam pembajakan sebuah bus di Kenya, Sabtu (22/11).

Insiden ini terjadi di Mandera, perbatasan antara Kenya Utara dan Somalia. Bus yang mengangkut 60 penumpang itu hendak menuju Nairobi, ibukota Kenya.

"100 orang bersenjata menghentikan bus dan semua penumpang diminta untuk turun. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, warga Somalia dan non Somalia," seorang pejabat setempat Elvis Korir mengatakan kepada Xinhua.


Mereka yang bukan warga Somalia, lanjut Korir, yang berjumlah 28 orang kemudian tewas akibat ditembaki dengan peluru.

Seorang Komandan Kepolisian Kabupaten Mandera, Noah Mvivanda, mengatakan pihaknya masih mendalami insiden yang diduga dilakukan oleh Al-Shabaab, kelompok militan asal Somalia.

"Kami telah berbicara dengan dua orang gadis yang berhasil melarikan diri dari tragedi dan mereka mengatakan empat polisi berada dalam daftar korban tewas," kata Mvivanda dan menambahkan bahwa pengawasan udara akan segera dilakukan.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya