Berita

Dunia

Kim Jong Un Persiapkan Tentara Rakyat Hadapi Perang Nyata

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 18:54 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menghadiri latihan gabungan Tentara Rakyat Korea, hari ini (Minggu, 23/11).

Kantor berita resmi Korut KCNA melaporkan Kim menyaksikan seluruh proses latihan dan mengevaluasi kekurangan tentaranya.

Kim juga menginstruksikan semua unit militer untuk berlatih dalam kondisi simulasi perang nyata dan dipersiapkan dengan baik setiap
saat.

saat.

"Untuk memiliki sifat perang modern dan persyaratan perang berbasis metode Juche diperlukan latihan militer gabungan seperti ini," kata Kim.

Junche adalah ideologi resmi Korea Utara. Ideologi yang diciptakan Kim Il Sung ini mengajarkan bahwa manusia menguasai segalanya dan memutuskan segalanya. Idiologi Junche dipahami bahwa orang Korea adalah penguasa revolusi Korea. Secara bahasa Junche berarti "bagian utama" atau "subjek". Junche diartikan juga "berdiri sendiri" atau "semangat kemandirian".

Dalam kesempatan itu, Kim juga memerintahkan tentara untuk berlatih lebih keras dan meningkatkan metode pelatihan mereka.

Entah apa maksud dari pernyataam Kim di atas. Namun ada dugaan ini merupakan langkah Korut untuk menyerang Amerika Serikat (AS) atas provokasinya.

Dalam Komite Ketiga Majelis Umum PBB ke-69 pada Selasa lalu (18/11) diloloskan sebuah resolusi yang menyerukan DK PBB menyelidiki Korut atas tuduhan pelanggaran HAM.[dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya