Berita

Dunia

UU Tolak Aborsi Dicabut, Simpatisan Ancam Tarik Dukungan

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 15:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Puluhan ribu orang berkumpul di Madrid, ibukota Spanyol, Sabtu (22/11) mengancam akan memblokir Pemilu yang akan berlangsung tahun depan, kecuali pemerintah menepati janjinya untuk membatasi tindakan aborsi.

Dengan melambaikan bendera putih, demonstran dari segala usia berbaris di Madrid melakukan long march hingga kantor DPP Partai Populer (PP), partai berkuasa.

Di sana, mereka menyuarakan kemarahannya dengan meneriakkan "Pembunuh! Ya untuk hidup, tidak untuk aborsi!"


Kemarahan ini dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Mariano Rajoy dalam kampanyenya pada Pemilu 2011 untuk memperketat hukum aborsi. Namun, pada September lalu rencana ini ditolak oleh partainya sendiri.

Hal ini juga berakibat mundurnya seorang menteri kabinetnya, Menteri Kehakiman Alberto Ruiz Gallardon.

Para simpatisan Partai Populer yang marah, juga mengancam akan mencabut dukungannya.

"Rajoy, kita tidak bisa memilih (Anda). Saya kecewa. Ini dapat mengubah suara. Aborsi bukanlah hak. Aborsi adalah tragedi," kata seorang demonstran, Jose Vicente Romero, seperti dilansir AFP.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya