Berita

Dunia

Ribuan Guru Protes Rencana Pemotongan Anggaran Pendidikan 2015

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 13:55 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ribuan guru di ibukota Hungaria, Budapest, menggelar aksi unjuk rasa untuk memprotes rencana pemotongan anggaran pendidikan Perdana Menteri Viktor Orban.

Sekitar 2 ribu massa dari Persatuan Guru Hungaria (TUH) mendesak parlemen untuk menolak usulan anggaran tahun 2015 yang akan dibahas pada Desember mendatang.

"Pemotongan pengeluaran anggaran akan menyebabkan PHK massal, penutupan sekolah, dan anak-anak yang kurang mampu tidak bisa bersekolah," kata Kepala TUH, Gallo Istvanne, kepada AFP.


Seorang guru yang turut dalam aksi demonstrasi, Andris Kovesdy, juga khawatir jika reformasi dan pemotongan anggaran terjadi bisa-bisa ia tidak mampu menyekolahkan kedua anaknya.

Ini adalah yang serangkaian demontrasi anti pemerintah terbaru yang berlangsung sejak Oktober. Mereka juga menuduh Orban terjerat kasus korupsi.

Pekan lalu, sebuah dokumen yang disebut-sebut dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Budapest menyebutkan adanya enam daftar pejabat tinggi Hungaria yang dilarang masuk ke negeri Paman Sam. Orban termasuk dalam daftar tersebut meski ia menepisnya.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya