Berita

Chisako Kakehi/cnn

Dunia

Janda Hitam Terakhir Diduga Membunuh Suaminya

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 02:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seorang wanita berusia 67 tahun yang dijuluki sebagai Janda Hitam terakhir dari Jepang, Chisako Kakehi, sedang menjalani pemeriksaan mendalam mengenai penyebab kematian suami keempatnya.

Media lokal melaporkan, Kakehi mendapatkan klaim asuransi senilai 6,8 juta dolar AS dari kematian suami keempatnya, Iso Kakehi, bulan Desember tahun lalu.

Polisi menemukan jejak racun sianida di tenggorokan suaminya yang berusia 75 tahun itu. Keduanya baru menikah dua bulan sebelum kematian itu.


Kakehi ditangkap di Kyoto hari Rabu kemarin (19/11).

"Saya tidak membunuhnya. Saya tidak tahu cara membunuh,” kata Kakehi kepada polisi seperti dilaporkan TV Asahi yang memiliki kaitan dengan CNN.

Disebutkan bahwa tunangan Kakehi sebelumnya tewas dalam kecelakaan sepeda motor. Polisi juga menemukan jejak sianida di tubuh lelaki itu.

Suami pertama Kakehi meninggal dunia tahun 1994 lalu.

Masyarakat Jepang menjuluki wanita seperti Kakehi sebagai Janda Hitam. Kakehi adalah Janda Hitam terakhir yang menjadi berita di media.

Sebelumnya ada dua janda hitam yang sedang menjalani hukuman. Mereka adalah Kanae Kijima dan Miyuki Ueta.

Kijima diduga bersalah membunuh tiga pria yang dikencani lewat bantuan jasa internet pada 2009.  Ketika itu usianya 37 tahun. Dia selalu memuat kematian teman kencannya seperti kematian biasa.

Di tahun yang sama, Ueta yang ketika itu berusia 40 tahun terbukti membununh dan menenggelamkan dua pria karena ia tak mampu membayar utang pada mereka.

Baik Kijima dan Ueta kini menunggu hukuman mati. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya