Berita

Harith bin Ghazi al Nadhari

Dunia

Giliran Al Qaeda Mengecam ISIS

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 02:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pimpinan Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) mengecam keras kelompok ISIS dan menegaskan bahwa deklarasi pemimpin ISIS Abu Bakar al Baghdadi mengenai kekalifahan Islam sama sekali tidak sah.

Menurut salah seorang ulama AQAP, Harith bin Ghazi al Nadhari, seprti dikutip dari CNN, keinginan ISIS merebut pucuk pimpinan gerakan jihad adalah langkah mundur.

Disebutkan bahwa selama ini AQAP berusaha menahan diri  dan tidak berusaha menghentikan kepongahan ISIS. Termasuk ketika Al Qaeda dan ISIS saling tembak di Suriah. AQAP selama ini selalu menyerukan agar AL Qaeda dan ISIS menghentikan permusuhan dan bersatu untuk menghadapi Amerika Serikat.


Tetapi rupanya, pimpinan-pimpinan AQAP tidak bisa lagi menahan kegeraman mereka setelah hari Jumat lalu (21/11) pemimpin ISIS mengatakan bahwa ISIS telah melebarkan sayap ke Yaman dan negara-negara Timur Tengah lainnya.

Saudara kami di Islamic State (ISIS) mengagetkan kami dengan beberapa tindakan termasuk pengumuman mereka mengenai kekalifahan dan pengumuman mereka bahwa mereka telah mengembangkan kekalifahan di sejumlah negara dimana mereka tidak memiliki pemerintahan dan mengklaimnya sebagai provinsi milik mereka,” ujar Al Nadhari. Menurut CNN pernyataan Al Nadhari itu diterjemahkan kelompok intelijen  SITE.

Sementara itu pemimpin AQAP, Nasir al Wuhayshi, yang disebut sebagai orang terkuat kedua di Al Qaeda setelah Ayman al Zawahiri, sangat berhati-hati mengomentari ketegangan antara Al Qaeda dan ISIS. Bulan Juli lalu dia menulis sebuah puisi yang berisi penghormatan terhadap bosnya, Al Zawahiri. Ini berarti, AQAP masih berada di bawah kendali Al Qaeda. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya