Berita

ilustrasi/net

WFP Bagikan Voucher Makanan Gratis bagi 10 Ribu Pengungsi Ukraina

SABTU, 22 NOVEMBER 2014 | 18:41 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. World Food Programme (WFP) mengumumkan pendistribusian voucher makanan untuk 10 ribu pengungsi yang tinggal di Donetsk, Ukraina Timur.

Jurubicara PBB Stephane Dujarric (Jumat, 21/11) mengatakan bahwa operasi darurat ini akan berlangsung selama enam bulan ke depan.

"Dengan angka pengangguran yang tinggi, tumbuh inflasi dan kenaikan harga pangan, hal ini menjadi semakin sulit bagi keluarga untuk tetap hidup cukup, makan makanan bergizi di atas meja. Apalagi periode musim dingin mendekat, situasi ini diperkirakan akan semakin memburuk," katanya, dikabarkan Xinhua.


Dujarric menyampaikan bahwa yang jadi perhatian prioritas WFP saat ini adalah akses makanan bagi para pengungsi.

"Keluarga-keluarga pengungsi akibat pertempuran yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, dapat menebus voucher senilai 45 dolar AS dari toko-toko lokal," tandas Dujarric.

Perlu diketahui, konflik terjadi sejak April lalu ini terjadi ketika pemerintah di Kiev meluncurkan operasi menguasai kembali daerah yang direnggut pemberontak pendukung Rusia.

Kelompok separatis membalas dengan menguasai gedung pemerintah, setelah Rusia bereaksi terhadap langkah yang sama oleh pemberontak di Krimea dengan menganeksasi semenanjung.

Menurut catatan PBB pada Kamis lalu (20/11), sekitar 957 orang telah tewas dalam konflik tersebut. [ysa]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya