Berita

narendra modi/net

Dunia

PM India Undang Obama Hadiri Perayaan Hari Republik

SABTU, 22 NOVEMBER 2014 | 11:51 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri India, Narendra Modi mengundang Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk hadir sebagai tamu kehormatan dalam perayaan hari raya nasional yang dikenal dengan sebutan Hari Republik pada tanggal 26 Januari tahun depan.

"Hari Republik kali ini, kami berharap untuk memiliki teman lebih dengan mengundang Presiden Obama menjadi Presiden AS pertama yang dianugerahkan kesempatan sebagai tamu kehormatan," kicau Modi dalam akun @narendramodi, Jumat (21/11).

Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih Josh Earnest membenarkan rencana kunjungan Obama ke India untuk menghadiri acara tersebut.


"Kunjungan ini akan menandai pertama kalinya seorang Presiden Amerika Serikat yang akan mendapat kehormatan menghadiri Hari Republik, yang memperingati adopsi konstitusi India," ujar Earnest, seperti dilaporkan USA Today.

Ditambahkan Earnest, Obama juga akan bertemu dengan Modi dan pejabat tinggi lainnya. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat dan memperluas kemitraan strategis kedua negara.

Perlu diketahui, Hari Republik merupakan hari raya nasional di India yang diperingati setiap tanggal 26 Januari setiap tahunnya. Kendati India telah merdeka pada tanggal 15 Agustus 1947, namun konstitusinya baru disahkan pada tanggal 26 Januari tahun 1950. Sampai hari peringatan tersebut, penguasa Britania Raya masih disebut sebagai Kaisar India. Dalam konstitusi tersebut, bentuk negara republik diambil oleh India. [mel]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya