Berita

ilustrasi isis/net

Dunia

Serangan Terbaru, ISIS Gempur Ramadi Irak

SABTU, 22 NOVEMBER 2014 | 10:16 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kelompok militan ISIS kembali melancarkan serangan di sebuah kota di Irak pada Jumat (21/11).

Serangan kali ini terjadi di kantor Gubernur Anbar yang terletak di kota Ramadi Irak.

Selain menembakkan peluru ke gedung-gedung pemerintahan, para militan juga meledakkan bom mobil.


"ISIS meluncurkan serangan tiba-tiba dari empat arah, yakni utara, barat, timur, dan selatan kota Ramadi," ungkap seorang pejabat yang enggan menyebutkan namanya, kepada AFP.

Sementara itu seorang anggota DPRD di Anbar, Hathal Al-Fahdawi menyebut bahwa permintaan bala bantuan terus digemakan dari speaker masjid demi mencegah militan ISIS mengambil penuh kota Ramadi.

"Masjid meminta siapa saja yang membawa senjata untuk menghadapi para penyerang (ISIS)," kata Al-Fahdawi.

Ia menyebut, pihaknya belum mendapat dukungan ataupun bantuan dari pihak keamanan.

"Pasukan keamanan (Irak) membutuhkan dukungan karena kami belum menerima back-up dari angkatan udara tentara atau koalisi (AS)," tambah Al-Fahdawi.

Serangan itu diduga merupakan upaya ISIS untuk merebut kota Ramadi. Hal tersebut lantaran di sekeliling kota Ramadi telah berhasil dikendalikan ISIS, termasuk kota besar kedua di Provinsi Anbar, Fallujah. [mel]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya