Yuddy Chrisnandi/net
Yuddy Chrisnandi/net
RMOL. Pembangunan sistem e-government selain dapat mengintegrasikan sistem teknologi informasi lembaga-lembaga pemerintahan juga dapat menekan anggaran negara.
"Kalau dihitung dari semua departemen, belanja IT kita sekitar 14 triliun rupiah atau setara dengan 1,2 miliar dolar AS. Angka ini tergolong besar bila dibandingkan dengan Inggris yang hanya sekitar 518 dolar AS dan Singapura 800 juta dolar AS," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dalam konferensi pers di acara Smarter strategy for Better Government Indonesia-Korea e-Government Collaboration Forum di hotel Grand Hyatt Jakarta siang tadi (Kamis, 20/11).
Yuddy menilai, pemborosan anggaran belanja IT itu bisa ditekan bila sistem e-government diimplementasikan. Pasalnya e-government yang terintegrasi bisa sekaligus menekan jumlah SDM serta anggaran balanja itu.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04