Berita

kepolisian thailand memamerkan foto bukti potongan tubuh yang hendak dikirim/bbc

Dunia

Hendak Kirim Potongan Tubuh ke Las Vegas, Polisi Buru Dua Warga AS

SELASA, 18 NOVEMBER 2014 | 14:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua orang warga negara Amerika Serikat tengah diburu oleh kepolisian Thailand karena diduga melakukan pencurian bagian tubuh manusia dari sebuah rumah sakit.

Kedua pria itu sebelumnya sempat diinterogasi oleh polisi Thailand akhir pekan lalu di sebuah depot jasa pengiriman ekspess, DHL di Bangkok karena kedapatan hendak mengirim tiga buah paket berisi sejumlah bagian tubuh manusia. Paket yang hendak dikirim ke Las Vegas itu berisi bagian tubuh bayi dan manusia dewasa terbungkus dalam sejumlah plastik berisi cairan pengawet.

Keduanya kemudian diinterogasi oleh kepolisian setempat pada saat itu. Namun keduanya mengaku bahwa mereka mendapatkan bagian tubuh tersebut dari pasar loak dan mereka telah membelinya dengan harga sekitar 100 dolar AS.


Mereka menyebut, bagian tubuh itu hendak mereka kirimkan ke teman-temannya di Las Vegas sebagai lelucon.

Namun pada saat itu kepolisian setempat tidak memiliki alasan untuk menahan keduanya sehingga mereka dibebaskan.

"Kami telah berbicara dengan seorang warga Amerika yang mencoba mengirimkan paket ke Amerika Serikat. Tapi kami tidak bisa menekankan tuduhan apapun padanya dan kami tidak yakin hukum apa yang bisa kita jeratkan padanya," kata kepala kepolisian Adisorn Semsawat pada akhir pekan.

Interogasi itu sendiri dilakukan setelah ada pengecekan acak rutin yang dilakukan oleh pihak DHL kepada paket-paket yang diberi label "mainan".

Dalam paket dua pria Amerika Serikat itu ditemukan sebuah kepala bayi dan kaki dalam tiga bagian. Selain itu juga ada jantung orang dewasa dengan luka tusukan dan potongan tubuh manusia dewasa dengan tato.

Akan tetapi pada Senin (17/11), dikabarkan CNN, kepolisian Bangkok melansir informasi yang lebih detil soal kasus tersebut

Bagian-bagian tubuh itu diduga dicuri dari Siriraj Medical Museum di dalam rumah sakit Siriraj yang merupakan rumah sakit terbesar di Thailand. Kedua pria yang diidentifikasi sebagai McPherson dan Tanner itu tertangkap dalam rekaman CCTV di rumah sakit tersebut.

Pengadilan pidana Thailand kemudian menyetujui surat perintah penangkapan bagi keduanya atas tuduhan pencurian di rumah sakit pemerintah. Namun demikian, kedua pria itu diduga tidak lagi berada di Thailand dan telah melarikan diri ke Kamboja. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya