Berita

ilustrasi qatar/net

Dunia

Tiga Negara Teluk Ini Kembalikan Diplomatnya ke Qatar

SENIN, 17 NOVEMBER 2014 | 12:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga negara Teluk, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain sepakat untuk mengembalikan duta besarnya ke Qatar.

Diketahui, ketiga negara tersebut telah menarik para duta besarnya dari Qatar pada Maret tahun ini karena menuding negara tersebut merusak keamanan dalam negeri dengan memberikan dukungan kepada gerakan kelompok Ikhwanul Muslimin.

Langkah pengembalian duta besar ke Qatar dilakukan setelah ketiga negara yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC) menggelar pertemuan darurat di Riyadh pada Minggu (16/11). Pasalnya, hal tersebut dapat mengancam KTT tahunan GCC yang rencananya akan digelar di Doha Qatar pada Desember mendatang.


Dalam pertemuan itu ketiga negara sepakat membuka lembaran baru dalam hubungan enam negara yang tergabung dalam organisasi Teluk itu, termasuk Kuwait dan Oman.

"Berdasarkan itu, kerajaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kerajaan Bahrain memutuskan untuk kembali duta besar mereka ke negara Qatar," GCC dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Perlu diketahui, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi memasukkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris.

Sementara itu Qatar dinilai telah memberikan dukungan bagi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Uni Emirat Arab, dan Libya. Hal itu terlihat dari perlindungan yang diberikan oleh Qatar kepada beberapa anggota Ikhwanul Muslimin. Namun Qatar sendiri telah membantah tudingan itu. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya