Berita

ashraf gani dan nawaz sharif/net

Dunia

Pakistan-Afghanistan Sepakat Perkuat Kemitraan Ekonomi

MINGGU, 16 NOVEMBER 2014 | 13:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pakistan dan Afghanistan sepakat untuk bersama-sama memerangi terorisme.

Kesepakatan ini dicapai saat Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani bertemu Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif Muhammad di Islamabad, Sabtu (15/11).

Dalam sebuah pernyataan, kedua pemimpin negara juga menyatakan tekad mereka untuk meningkatkan kerjasama di segala bidang untuk meningkatkan perdagangan, energi dan hubungan ekonomi.


Sektor yang dimaksud di antaranya adalah keamanan perbatasan dan pertahanan, rekonstruksi dan rehabilitasi Afghanistan, peningkatan kapasitas, pertukaran parlemen dan budaya, pendidikan dan olahraga.

"Kami menegaskan kembali tekad untuk menjalin kemitraan ekonomi yang kuat dengan memperluas perdagangan, meningkatkan investasi, meningkatkan infrastruktur, membangun jalan dan jalur rel kereta dan meningkatkan kerjasama energi," kata Nawaz, seperti dikutip media Pakistan, The News International.

Selain itu, terorisme juga tidak luput dari pembahasan mereka, di mana kelompok militan Taliban menjadi musuh bersama kedua negara akibat ulah kejinya itu.

"Kedua negara kami menghadapi tantangan berat, termasuk ekstremisme dan terorisme, lingkungan keamanan yang berbahaya, dan kejahatan transnasional. Saya yakin bahwa kami dapat secara efektif bertemu dengan mereka (teroris), melalui tekad bersama dan usaha bersama," lanjutnya.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya