Berita

ilustrasi/net

Dunia

Bantu Lawan Ebola, Tiongkok Kirimkan Tim Medis Militer ke Liberia

SABTU, 15 NOVEMBER 2014 | 15:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiongkok kirimkan 163 tim medis dari kalangan militer (PLA)  ke Liberia untuk membantu menangani penyebaran virus mematikan Ebola yang mewabah di negara yang terletak di kawasan Afrika Barat itu pada Jumat (14/11).

Tim tersebut dikirim untuk membantu pembangunan dan pengoperasian rumah sakit dan fasilitas medis untuk menangani pasien-pasien yang dideteksi mengidap virus tersebut. Tim Tiongkok sendiri akan mengoperasikan sekitar 100 tempat tidur bagi pasien Ebola di ibukota Liberia Monrovia.

Liberia sendiri merupakan salah satu negara yang terkena dampak terburuk penularan Ebola di wilayah Afrika Barat.


Sejauh ini WHO mencatat setidaknya ada 13.268 kasus Ebola, terutama di tiga negara di Afrika Barat yakni Liberia, Sierra Leone dan Guinea. Bukan hanya itu, virus yang menyebar lewat cairan buangan tubuh itu juga telah merenggut lebih dari lima ribu jiwa.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Liu Yandong menyebut, saat ini setidaknya ada 260 staf medis yang dikirim ke sejumlah negara di Afrika Barat. Jumlah tersebut akan meningkat mencapai 400 pada akhir tahun ini. Jumlah tersebut membuat Tiongkok menjadi negara terbesar yang memberikan bantuan personel asing untuk menangani Ebola.

"Saya berharap pekerja dan pakar medis bisa membawa pengalaman Tiongkok yang diperoleh dari perjuangan melawan epidemi besar seperti SARS ke negara-negara lain," tandas Liu seperti dikabarkan China Daily. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya