Berita

sekjen pbb ban ki-moon/net

Dunia

Sekjen PBB: Pertemuan G-20 Harus Bahas Isu Lain di Luar Perkembangan Ekonomi

SABTU, 15 NOVEMBER 2014 | 14:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan kepada para pemimpin G-20 untuk fokus membahas sejumlah isu spesifik dalam pertemuan puncak yang digelar selama dua hari di Brisbane, Australia.

"Kita harus mengejar agenda yang mempromosikan keberlanjutan dan menghasilkan pekerjaan yang layak, terutama bagi orang-orang muda," kata Ban dalam sambutan pertemuan puncak G-20 di Brisbane hari ini (Sabtu, 15/11).

Dalam kesempatan yang sama, Ban juga menyampaikan kekagumannya atas tujuan G-20 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi global sebesar dua persen selama lima tahun ke depan.


"Yang terpenting, peningkatan pertumbuhan (ekonomi) yang berkualitas, bukan hanya berkuantitas," lanjut Ban dikutip Xinhua.

Ban menyebut, selain masalah ekonomi, masalah kritis lainnya yang juga perlu disoroti adalah soal tantangan iklim.

Karena itu ia memuji sebuah pakta yang telah ditandatangani Amerika Serikat dan Tiongkok beberapa waktu lalu demi mengurangi emisi gas rumah kaca selama beberapa dekade mendatang.

"Saya mendesak negara G20 dan negara-negara lainnya untuk maju berkontribusi untuk dapat mempertahankan momentum ini (mengurangi emisi gas rumah kaca). Kita harus cepat dan tegas jika kita ingin menghindari hasil yang semakin merusak," tandasnya. [mel]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya