Berita

net

Nusantara

Filipina Ikut Keluarkan Peringatan Tsunami

SABTU, 15 NOVEMBER 2014 | 12:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara pagi tadi (Sabtu, 15/11) tidak cuma menimbulkan kewaspadaan di Indonesia tetapi juga di negara-negara tetangga.

Gempa yang terjadi pukul 09.43 WIB telah memicu peringtan tsunami hingga radius 300 kilometer dari pusat gempa.

"Gelombang tsunami yang mungkin terjadi di pantai dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa," begitu pernyataan dari Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, seperti dilaporkan AFP.


Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan bahwa gelombang tsunami bisa juga menghantam Filipina, Jepang, Taiwan, dan pulau-pulau lainnya di wilayah Pasifik Selatan.

"Gelombang tsunami sekitar 30 cm hingga satu meter bisa menghantam wilayah Indonesia. Sementara gelombang di bawah 30 sentimeter diperkirakan untuk pantai di Filipina," lanjut pernyataan tersebut.

Seorang seismolog Filipina, Julius Galgiano, mengatakan bahwa negaranya juga telah mengeluarkan peringatan tsunami.

"Kami mengatakan (kepada masyarakat lokal) untuk waspada tsunami di daerah sepanjang pantai," katanya.

Namun ia menambahkan, belum ada perintah evakuasi dikeluarkan karena gelombang tsunami diperkirakan tidak tinggi. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya