Berita

ilustrasi boko haram/net

Dunia

Kembali Berulah, Boko Haram Duduki Kota Chibok

SABTU, 15 NOVEMBER 2014 | 11:56 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kelompok militan Boko Haram mengambil alih kota Chibok yang terletak di negara bagian Borno, Nigeria pada Jumat malam (14/11).

"Chibok telah diambil oleh Boko Haram dan saat ini berada dalam kendalinya," kata seorang senator Nigeria, Enoch Mark.

Seperti diketahui, Chibok merupakan kota di mana lebih dari 200 siswi diculik dari sekolahnya oleh Boko Haram beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, nasib ratusan gadis itu sendiri belum diketahui dengan pasti, karena masih berada di tangan kelompok militan yang berulah dengan dalih menerapkan hukum syariah itu.


Kasus penculikan ratusan gadis itu menyita perhatian masyarakat internasional hingga terbentuk kampanye #BringBackOurGirl yang mendorong pembebasan para gadis.

Mark sendiri merupakan senator yang keponakannya menjadi salah satunya dari ratusan gadis yang diculik Boko Haram itu.

Kepada AFP Mark menceritakan bahwa insiden tersebut bermula sejak Kamis sore (13/11) di mana militan Boko Haram menyerang kota Chibok sehingga memaksa warga untuk mengungsi.

Selain itu, mereka juga menghancurkan tiang-tiang listrik dan tiang milik operator seluler.

"Sekarang tidak ada layanan telepon di Chibok. Saat ini kontrol dibawah mereka (Boko Haram)," tambahnya.

Menurut seorang aktivis #BringBackOurGirl, Emman Usman Shehu, jatuhnya Chibok ke tangan Boko Haram akan menimbulkan keraguan baru tentang kemampuan pemerintah Nigeria untuk mengakhiri penculikan dan kekerasan yang dilakukan kelompok militan tersebut.

"Chibok juga simbolis bagi Boko Haram. Seharusnya semua orang paham kalau Boko Haram akan menargetkan Chibok. Ini menunjukkan kurangnya empati dan kurangnya kepedulian (mengatasi persoalan Boko Haram)," tandasnya. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya