Berita

ilustrasi G20/net

Dunia

Demi Pertumbuhan Ekonomi, B20 Desak G20 Buat Komitmen Di Lima Kebijakan Ini

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 17:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Forum bisnis B20 mendesak para pemimpin G20 yang akan menggelar pertemuan puncak di Brisbane esok hari untuk berkomitmen mempertegas agenda reformasi serta strategi pertumbuhan masing-masing negara.

Perlu diketahui, B20 merupakan forum di mana sektor swasta menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi para pemimpin G20 untuk dibahas dalam pertemuan tiap tahunnya. B20 menyatukan pemimpin bisnis dari negara-negara anggota G20 untuk memainkan peran kunci dari sisi sektor swasta sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

Ketua B20, Richard Goyder menggarisbawahi, pihaknya mendesak G20 untuk membuat komitmen pada lima kebijakan utama yakni keuangan, sumber daya manusia, infrastruktur, perdagangan, serta transportasi demi mendorong hasil pertumbuhan serta lapangan kerja.


"B20 menyambut baik keputusan menteri keuangan awal tahun ini untuk mentapkan target pertumbuhan sebesar dua persen di atas ekspektasi selama lima tahun ke depan. Tapi pertumbuhan yang berkelanjutan akan membuthkan investasi bisnis didorong oleh lebih dari sekedar percaya diri," ujarnya seperti dikabarkan China Daily.

Karena itu, sebutnya, lingkungan yang mendukung untuk pelaksanaan bisnis perlu ditingkatkan demi merangsang investasi, meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kegiatan ekonomi dan pertumbuhan.

Goyder juga menambahkan bahwa reformasi dalam bidang pajak, perdagangan, buruh, dan pasar produk akan memberikan manfaat bagi investasi pasar domestik dan perdagangan global.

Ia juga menyebut bahwa B20 telah membuat 20 rekomendasi bagi G20 yang bila diimplementasikan akan mempermudah negara-negara anggota mencapai target pertumbuhan dua persen dan menciptakan jutaan lapanganpekerjaan baru. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya