Berita

jatuhnya pesawat malaysia airlines mh17/net

Dunia

Data Rusia: Ada Pesawat Militer Dekat MH17 Sebelum Kecelakaan

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 14:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Data radar yang mendindikasikan adanya pesawat tempur di dekat pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH17 sebelum terjadnya kecelakaan di wilayah Ukraina timur pada 17 Juli lalu resmi dirilis oleh Lembaga Konsultasi keamanan Udara Rusia pada Kamis (13/11).

Data yang dirilis lembaga itu berupa snapshot atau cuplikan gambar yang menunjukkan bacaan terkait adanya pesawat tempur militer di wilayah dekat jatuhanya MH17 sekitar 20 menit setelah kecelakaan terjadi.

Data itu sendiri diambil oleh stasiun radar yang terletak di Rostov Rusia, wilayah dekat perbatasan Ukraina. Namun ia menolak menyebut apakah snapshot diambil oleh radar sipil atau militer.


CEO lembaga itu, Sergey Melnichenko menyebut, pada saat kejadian ada sekitar satu atau dua pesawat tempur di dekat wilayah udara di mana pesawat Malaysia tersebut terbang.

Data yang dirilis itu sekaligus membantah asumsi dari negara-negara barat yang menyebut bahwa pesawat jatuh ditembak dari tanah oleg pasukan pemberontak di wilayah Ukraina timur oleh rudal canggih.

"Data ini jelas menunjukkan bahwa pada saat kecelakaan itu dan setelah itu ada pesawat bergerak ke utara dari wilayah Boeing (jenis pesawat Malaysia Airlines bernomor MH17 itu). Kemungkinan besar, itu merupakan pesawat militer karena sangat dekat satu sama lain. Kesimpulannya adalah bahwa ada satu atau dua pesawat di sana," kata Melnichenko seperti dikabarkan Russia Today. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya