Berita

ilustrasi isis/net

Dunia

AS: Irak Butuh 80 Ribu Pasukan Demi Rebut Kembali Wilayah Pendudukan ISIS

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 13:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Irak memerlukan sekitar 80 ribu pasukan militer efektif demi merebut kembali wilayah yang saat ini diambil alih kelompok militan ISIS.

"Kita akan membutuhkan sekitar 80 ribu pasukan keamanan kompeten Irak untuk merebut wilayah dan akhirnya kota Mosul dan untuk mengembalikan perbatasan (dengan Sruiah)," kata Ketua Joint Chiefs of staff Amerika Serikat, Jenderal Militer Martin Dempsey dalam rapat dengar pendapat kongres (Kamis, 13/11).

Ia menyebut, saat ini telah ada permintaan agar Amerika Serikat mengirimkan lebih banyak pasukan ke Irak.


Menurutnya, pihaknya bisa membantu melatih pasukan tambahan yang diperlukan itu.

ISIS sendiri diketahui telah menduduki sebagian wilayah Irak dan Suriah dengan dalih mendirikan negara Islam. Demikian seperti dikabarkan Reuters. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya