Berita

ilustrasi/net

Dunia

Korban Jiwa Akibat Ebola Tembus Angka 5 Ribu Jiwa

KAMIS, 13 NOVEMBER 2014 | 10:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah korban tewas akibat terkena virus Ebola telah menembus lebih dari lima ribu jiwa.

Data terbaru organisasi kesehatan dunia, WHO menunjukkan bahwa virus yang menular melalui cairan buangan tubuh itu telah mencapai  5.160 jiwa.

Frekuensi kasus terbaru virus tersebut tidak lagi tampak terlihat di negara Guinea dan Liberia. Namun angka kematian masih tinggi negara Sierra Leone.


"Ada beberapa bukti bahwa kejadian kasus tidak lagi meningkat secara nasional di Guinea dan Liberia, tetapi tetap bertahan meningkat tajam di Sierra Leone," kata WHO dalam sebuah pernyataan.

BBC pada Rabu (12/11) mengabarkan bahwa virus yang menyebar paling parah di kawasan Afrika Barat itu telah menjangkiti lebih dari 14 ribu orang.

Di Sierra Leone sendiri, ada 421 kasus inveksi baru yang ditemukan bulan ini, terutama di wilayah barat dan utara.

Ebola masih menyebar secara intens di ibukota Sierra Leone Freetown, terutama di Distrik Koinadugu dan wilayah utara Kambia.

WHO menyebut, di ketiga negara yang terkena dampak terparah Ebola, Guinea, Liberia, dan Sierra Leone, terdapat 53 pusat pengobatan Ebola. Namun hanya 19 di antaranya yang beroperasi.

Jasad korban Ebola masih dapat menjadi sumber penularan virus. Karena itu diperlukan tim yang mampu menangani penguburan korban Ebola dengan tepat.

WHO memperkirakan, setidaknya untuk melakukan penguburan dengan aman di tiga negara Afrika Barat itu memerlukan 370 tim terlatih. Namun saat ini baru ada sekitar 140 tim. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya