Berita

ilustrasi isis/net

Dunia

Jaga Martabat Islam, Malaysia Tindak Tegas Warga yang Terkait ISIS

RABU, 12 NOVEMBER 2014 | 17:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Malaysia memandang kelompok militan Islam yang menduduki sejumlah wilayah di Irak dan Suriah (ISIS) sebagai kelompok terorisme. Karena itu Malaysia menindak tegas warganya yang teridentifikasi memiliki kaitan dengan ISIS.

"Terorisme sendiri sudah salah dari segi konstitusi dan bila ada warga yang teridentifikasi (terlibat dengan ISIS) kita tangkap dan bawa ke pengadilan untuk dihukum," kata duta besar Malaysia untuk Indonesia Zahrain Mohamed Hashim ketika bertandang ke kantor redaksi Rakyat Merdeka beberapa saat lalu (Rabu, 12/11).

Ia menyebut, tindakan tegas itu dilakukan Malaysia karena bagi negara tersebut, Islam merupakan hal yang sangat penting.


"Kita menjadikan Islam sebagai agama resmi negara dan dasar pemerintahan. Islam juga masuk ke lembaga dan konstitusi. Itu bermakna bahwa kita menjaga kepentingan Islam dan kita juga menjaga martabat Islam di Malaysia," jelas Zahrain.

Menurutnya, ISIS sendiri saat ini bukan hanya masalah bagi Malaysia atau Indonesia di mana banyak penduduk yang menganut agama Islam, tapi ISIS juga menjadi ancaman bagi negara-negara lain di dunia.

"Ini masalah dunia," tandasnya.
 
Malaysia sendiri sejak tahun lalu diketahui telah menjaring dan menindak tegas puluhan warganya yang terdeteksi hendak bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak ataupun yang berafiliasi dengan kelompok tersebut. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya