Berita

ilustrasi

Pemrakarsa Jembatan Selat Sunda Patuh dan Loyal pada Keputusan Jokowi

SELASA, 04 NOVEMBER 2014 | 21:04 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Pemrakarsa proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) akan patuh dan loyal menerima apapun keputusan resmi pemerintahan Joko Widodo terhadap nasib pembangunan JSS.

Sikap ini disampaikan Direktur Utama PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) Agung R. Prabowo dalam pertemuan dengan media di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa malam (4/11).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan pernyataan Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago baru-baru ini yang mengindikasikan keengganan pemerintah melanjutkan pembangunan JSS.


"Sikap kami sama seperti yang sudah kami sampaikan kepada pemerintah sebelum ini pada 24 Juli 2012. Kami patuh dan loyal terhadap apapun keputusan pemerintah," katanya.

GBLS adalah perusahaan yang dibentuk Artha Graha sebagai respon atas terbitnya Perpres 86/2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda. GBLS melakukan sejumlah pekerjaan terkait uji visibilitas JSS sebelum pembangunan JSS dimulai. [zul]

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya