Berita

guy scott/net

Dunia

Bentrok, Pengunjuk Rasa Protes Kebijakan Presiden Kulit Putih Pertama Zambia

SELASA, 04 NOVEMBER 2014 | 17:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengunjuk rasa dan polisi terlibat bentrok dalam demonstrasi di sejumlah tempat di Zambia memprotes keputusan Presiden Zambia sementara, Guy Scott pada Senin malam (3/11).

Associated Press mengabarkan, bentrokan terjadi di sejumlah lokasi di ibukota Zambia, Lukasa seperti di Universitas Zambia serta gedung pemerintahan yang ditunjuk sebagai lokasi melayat bagi mendiang presiden Zambia yang tutup usia pekan lalu, Michael Sata. Pengunjuk rasa melempari gedung dan polisi yang berjaga dengan batu, parang, dan senjata lainnya. Polisi pun membalas dengan tembakan gas air mata untuk menghalau para pengunjuk rasa.

Aksi pengunjuk rasa itu dilakukan sebagai bentuk protes atas keputusan Scott yang memecat sekretaris jenderal partai yang berkuasa di Zambia, Edgar Lungu.


Lungu yang sebelumnya menjabat Menteri Pertahanan dan Keadilan menyebut, pemecatannya merupakan tindakan ilegal. Ia juga menuding, keputusan Scott itu merupakan bentuk penghinaan bagi budaya Zambia.

Diketahui, Scott yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden menduduki kursi Presiden Zambia usai Sata meninggal pada 28 Oktober lalu di London.

Duduknya Scott di kursi nomor satu Zambia menuai perdebatan mengingat ia merupakan orang kulit putih pertama yang menjadi Presiden Zambia. Selain itu, Scott juga menghadapi hambatan konstitusi mengingat ia merupakan keturunan Skotlandia dan orang tuanya bukan kelahiran Zambia.

Di bawah konstitusi, Zambia harus mengadakan pemilihan presiden dalam waktu 90 hari dari kematian presiden. Scott mengaku, ia tidak tertarik untuk maju dalam pemilihan presiden. Selain itu ia juga mengaku sadar akan hambatan konstitusional yang dihadapinya.

Salah satu calon terkuat yang mungkin maju sebagai calon presiden Zambia adalah Lungu yang berasal dari partai Front Patriotik berkuasa. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya