Berita

Dunia

Reformasi Ekonomi, Kuba Dorong Investor Tanam Modal Lebih Dari 8 Miliar Dolar AS

SELASA, 04 NOVEMBER 2014 | 13:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kuba mendorong perusahaan-perusahaan internasional untuk berinvestasi lebih dari delapan miliar dolar AS demi menjalankan reformasi ekonomi negara kepulauan yang terletak di Karibia itu

Menteri Perdagangan Luar Negeri Kuba, Rodrigo Malmierca Diaz pada Senin (3/11) mengumukkan daftar 246 proyek potensial yang akan menelan anggaran sekitar 8,7 miliar dolar AS. Proyek-proyek itu merupakan pembangunan sejumlah sektor industri, mulai dari peternakan hingga pabrik mobil.

Pengumuman itu dibuat untuk mendorong masuknya lebih banyak modal asing.


"Kuba mendorong kuat untuk mengambil keuntungan dari manfaat yang terkait dengan investasi asing untuk mendorong pembangunan," ujarnya dalam acara promosi ekonomi Kuba yakni Havana's International Fair.

Selain itu, Malmierca juga menolak menjelaskan secara rinci soal level investasi asing di Kuba saat ini. Pasalnya, menurut Malmierca, hal itu bisa saja disalahgunakan oleh Amerika Serikat yang masih mempertahankan embargo terhadap Kuba.

"(Kuba) tengah dalam perang ekonomi dengan kekuatan utama dunia. Kami tidak memberikan data tersebut," ujarnya. 

Associated Press mengabarkan, kendati mendorong masuknya lebih banyak modal asing, namun di Kuba sendiri masih ada sejumlah hambatan yang tak jarang membuat investor tidak nyaman, salah satunya adalah masih adanya tumpang tindih persetujuan instansi pemerintah yang menyebabkan keputusan atau ijin investasi membutuhkan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Dorongan untuk meningkatkan investasi asing merupakan bagian dari proses reformasi empat tahun yang dilakukan Kuba untuk memperkuat perekonomiannya. Kuba perlu mendorong investasi asing lebih dari 2 miliar dolar AS setiap tahunnya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonominya.

Tahun ini, pertumbuhan ekonomi Kuba diperkirakan tidak akan melebihi satu persen. Reformasi ekonomi yang dibangun diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi setidaknya lima persen setiap tahunnya. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya