Berita

Rahayu Saraswat/net

Blitz

Taminah Menambah Semangat Rahayu Saraswati Lawan Perbudakan

MINGGU, 02 NOVEMBER 2014 | 22:48 WIB | LAPORAN:

Setelah sukses berperan sebagai Senja dalam film Merah Putih hingga mendapat gelar penghargaan aktris terbaik pada Festival Film Internasional Bali tahun 2009, Rahayu Saraswati kembali hadir dalam film terbarunya, "Gunung Emas Almayer" yang bercerita tentang seorang pedagang asal Belanda yang terobsesi menemukan gunung emas.
 
Wanita yang akrab disapa Sara ini, dipilih oleh sutradara terkenal Malaysia U Wei Bin Haji Saari melalui iklan. Ia mendaftar lewat internet, tanpa mereka tahu siapa sosok Sara sesungguhnya. Ia melewati test yang ketat dan melelahkan. Dan ia buktikan kemampuannya di lokasi syuting yang bermedan berat.

"Menjalani proses yang sangat obyektif, detail dan panjang dalam casting yang dilakukan oleh U Wei sebagai sutradara,  sangat menantang saya untuk bermain total dalam film ini", kata Sara di Jakarta, Minggu (2/11).


Dalam film itu ia memerankan tokoh Taminah, budak yang mengetahui banyak hal di kampung yang ia tempati, aktingnya begitu total di layar lebar produksi kolaborasi Indonesia dan Malaysia ini.

Sebulan penuh Sara berada di suatu desa di Malaysia. Mulai dari gigitan nyamuk hingga makanan nasi lemak yang harus ia nikmati sehari-hari, bergumul terik matahari dan berada di sungai yang tak bening lagi serta beraroma tak sedap, ia lalui tanpa alas kaki.

"Bagi saya panggilan pertama dalam hidup saya adalah akting, pada umur 14 tahun saya mau jadi aktris profesional dan saya sampaikan itu kepada orang tua, dan saya tidak bisa hidup dari akting. Karena itu saya tampil total dalam film ini", ungkap wanita berusia 28 tahun yang sempat mengecap pendidikan seni peran di Inggris dan di Amerika itu.

Sara, si cantik yang baru saja menjadi pengantin baru ini, sudah mulai menunaikan kewajibannya sebagai wakil rakyat di DPR. Ia memilih Komisi VIII DPR yang membidangi sosial, anak, pemberdayaan perempuan dan agama. Perempuan belia dan cerdas ini, tentunya akan total pula mengerjakan tugasnya di manapun.

"Untuk akting saya sangat serius, tapi jalan Tuhan berbeda dari yang saya inginkan untuk menjadi seorang aktris profesional. Jadi Tuhan pada saat ini membawa saya kepada dunia politik untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, jadi itu yang akan saya perjuangkan saat ini."

Ayahnya, Hashim Djojohadikusumo seorang pengusaha sukses yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, menurutnya adalah kamus berjalan baginya dalam menggali wawasan dan ilmu pengetahuan. Hingga akhirnya pada tahun 2009, sebelum terjun di dunia politik, ia mulai menjadi aktivis anti perdagangan perempuan dan perbudakan modern.

"Karena itu saya maju ke dunia politik untuk memperjuangkan hak-hak warga negara Indonesia yang saat ini menjadi korban perbudakan modern di dunia. Dan peran saya sebagai budak yang bernama Taminah di Film Gunung Emas Almayer itu membuat saya bisa lebih semangat untuk berjuang di parlemen", tuturnya.

"Jadi antara peran saya di film ini dan tugas saya sebagai anggota parlemen sangat berkaitan. Dari berperan sebagai budak hingga berjuang secara nyata menghilangkan perbudakan modern", tutup Sara.

Film kolosal "Gunung Emas Almayer" yang akan tayang perdana di bioskop Indonesia pada 6 November merupakan wujud cerita dari novel klasik pertama Joseph Conrad yang berjudul “Almayers Folly”.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya