Berita

Dunia

Keluarga Terkejut Boko Haram Nikahi 219 Pelajar Korban Penculikan

SABTU, 01 NOVEMBER 2014 | 18:24 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang sesepuh Chibok, Nigeria, kota asal 219 siswi yang menjadi
korban penculikan Boko Haram mengaku terkejut atas pengakuan kelompok
militan tersebut bahwa mereka telah menikahi para gadis.

"Ini telah mengejutkan kami, meskipun kami tahu bahwa Boko Haram bukan
kelompok yang dapat dipercaya," kata Pogo Bitrus, yang empat keponakannya menjadi korban penculikan Boko Haram.

kelompok yang dapat dipercaya," kata Pogo Bitrus, yang empat keponakannya menjadi korban penculikan Boko Haram.

Bitrus mengharapkan kepada pemerintah Nigeria untuk terus meningkatkan upaya dalam membebaskan para siswi yang disandera.

"Kami hanya berharap pemerintah akan meningkatkan upaya apapun untuk
membuat pemberontakan padam. Kami hanya terus berharap bahwa mereka
akan dikembalikan kepada kami," lanjut Bitrus.

Komentar ini muncul setelah sebuah video yang diterima kantor berita AFP, kemarin (Jumat, 31/10) memuat pengakuan Boko Haram bahwa mereka telah menikahi 219 pelajar perempuan dari sekolah-sekolah di Nigeria yang diculik kelompok mereka pada April lalu.

Dalam video tersebut, pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau, juga membantah klaim pemerintah Nigeria yang mengatakan bahwa pihaknya bersepakat untuk melakukan gencatan senjata.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya