Berita

masjidil aqsa:net

Politik

Penutupan Masjidil Aqsa Berarti Deklarasi Perang!

SABTU, 01 NOVEMBER 2014 | 14:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Penutupan situs suci Masjidil Aqsa di Yerusalem oleh Israel direspon cepat Hamas dengan seruan hari kemarahan.

Seorang pemimpin senior Hamas, Fathi Hammad, menyeru kapda warga Palestina agar tidak tinggal diam atas pelanggaran Israel yang sedang berlangsung di Masjidil Aqsa.

"Perlawanan bersenjata (Israel) telah membangkitkan kembali kontak senjata (Palestina). Tinggal menunggu saat untuk menghancurkan negara pendudukan dan membebaskan Yerusalem," kecam Hammad seperti dikutip AFP (Sabtu, 1/11).


Hammad juga memperingatkan ancamannya itu akan segera dilancarkan jika langkah-langkah Israel terhadap Masjidil Aqsa terus terjadi.

Pernyataan Hammad seakan meneguhkan apa yang sempat terlontar dari Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas yang menggambarkan penutupan Masjidil Aqsa sama saja dengan deklarasi perang oleh Israel.

Pemerintah Israel menutup semua akses ke Masjidil Aqsa setelah terjadi insiden penembakan atas Yehuda Glick, seorang aktivis keagamaan yang memimpin kampanye Yahudi untuk diizinkan berdoa di area Masjid suci tersebut, yang kaum Yahudi sebut sebagai Temple Mount.

Glick (48) ditembak saat ia meninggalkan sebuah konferensi di Yerusalem pada Rabu (29/10). Seorang warga Palestina yang diduga sebagai pelaku penembakan ditembak mati oleh pasukan Israel sehari setelahnya (Kamis, 30/10) sehingga memicu baku tembak. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya