Berita

ilustrasi pemukiman yahudi/net

Dunia

Mau Bangun Pemukiman Baru di Yerusalem Timur, Israel Ditegur PBB

KAMIS, 30 OKTOBER 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rencana Israel untuk membangun kompleks pemukiman Yahudi di wilayah Yerusalem Timur mendapat terugan keras dari PBB.

Kepala politik PBB Jeffrey Feltman menyebut, pembangunan kompleks pemukiman dapat meningkatkan keraguan serius soal rencana perdamaian Israel dengan Palestina. Mengingat, masalah pemukiman Yahudi dan wilayah Yerusalem merupakan sebagian masalah utama yang membuat kedua negara kerap berkonflik.

Feltman menyebut, bila Israel tetap bergerak dengan rencana membangun sekitar 1.000 unit pemukiman baru di tanah Palestina, maka Israel telah melakukan penggaran hukum internasional. Di antara 1.000 unit pemukiman itu, 400 di antaranya, dikabarkan BBC (Kamis, 30/10), akan dibangun di wilayah Har Homa, sedangkan 600 lainnya di wilayah Ramat Shlomo.


Sementara itu utusan Palestina untuk PBB Riyad Mansour menilai, langkah Israel itu akan mengikis masa depan Palestina.

Diketahui, wilayah Yerusalem Timur direbut oleh Israel dalam Perang Timur Tengah pada tahun 1967 dan mencaploknya pada tahun 1980 dalam sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya