Berita

ilustrasi terowongan bawah tanah mesir/net

Dunia

Perketat Keamanan Sinai, Mesir Siap Bangun Zona Penyangga di Perbatasan Gaza

RABU, 29 OKTOBER 2014 | 14:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mesir dikabarkan berencana membangun zona penyangga selebar 500 meter di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza. Langkah itu diambil demi meningkatkan keamanan Mesir, terutama di daerah Sinai.
 
Zona penyangga itu dikabarkan akan membantang sepanjang 13 kilometer di perbatasan kedua negara.

Merujuk pada laporan media lokal Mesir, BBC (Rabu, 28/10) mengabarkan, para penduduk yang tinggal di sepanjang perbatasan tersebut untuk segera meninggalkan rumah mereka agar bisa segera dihancurkan demi membangun zona penyangga tersebut.


Di zona penyangga itu, Mesir juga akan mencegah pembangunan terowongan bawah tanah yang menghubungkan dengan Jalur Gaza itu dengan membuat parit berisi air. Diketahui, terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dan Sinai Mesir telah memainkan peran penting dalam perekonomian Palestina yang bertahan dari blokade ekonomi yang dilakukan ole Israel dalam konfrontasi dengan Hamas. Hal itu juga dilakukan demi memblokir penyelundupan senjata dari dan ke Gaza.

Langkah itu diambil menyusul tudingan Mesir terhadap pemerintahan Hamas di Jalur Gaza yang dinilai telah mendanai militan di wilayah Sinai. Namun Hamas telah membantah tuduhan itu.

Diketahui kelompok militan melancarkan aksi di wilayah Sinai. Dalam sebuah serangan pekan lalu, ada lebih dari 30 tentara Mesir yang tewas setelah militan melancarkan serangan bom di pos militer di Sinai.

Setelah insiden mematikan itu, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi meloloskan aturan yang memberikan otoritas bagi militer untuk melindungi fasilitas negara seperti pembangkit listrik, jalan-jalan utama, serta jembatan.

Bukan hanya itu, Mesir bahkan menerapkan keadaan darurat serta memberlakukan jam malam selama tiga bulan di wilayah Sinai demi meningkatkan keamanan. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya