Berita

upacara akhiri misi pasukan nato di afghanistan/washingtonpost

Dunia

Akhiri Misi Tempur, Koalisi NATO Serahkan Dua Basis Militer ke Afghanistan

SENIN, 27 OKTOBER 2014 | 12:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Koalisi NATO secara resmi mengakhiri misi tempur di Afghanistan pada Minggu (26/10).

Dalam upacara yang digelar di Provinsi Helmand Afghanistan, pasukan Inggris dan Amerika Serikat menyerakan dua basis utama yakni Camp Leatherneck and Camp Bastion serta sebuah lapangan terbang kepada militer Afghanistan. Hal itu menandakan mundurnya pasukan koalisi setelah 13 tahun berada di Afghanistan.

Upacara tersebut juga sekaligus menunjukkan bahwa pasukan keamanan Afghanistan mulai saat ini memiliki akses penuh ke kompleks militer, termasuk kompleks militer milik pasukan koalisi yang membentang sekitar 6.500 hektar di tengah gurun.


Selain itu, upacara tersebut juga menandakan adanya pengalihan aset senilai 230 juta dolar AS milik pasukan koalisi kepada militer Afghanistan.

Kendati demikian, sekitar 34 ribu tentara koalisi akan tetap berada di Afghanistan saat ini. Pasukan-pasukan tersebut akan dipulangkan secara bertahap.

Inggris sendiri akan secara resmi menarik seluruh pasukannya dari Afghanistan pada tahun depan.

"Saya membuat komitmen bahwa saya akan mengeluarkan pasukan bersenjata dari Afghanistan pada tahun 2015 dan hari ini merupakan akhir operasi tempur di negara tersebut," tegas Perdana Menteri Inggris David Cameron dalam akun twitternya (Minggu, 26/10).

Sementara itu Amerika Serikat, akan tetap menempatkan ribuan pasukannya di Afghanistan.

Washington Post mengabarkan, berdasarkan perjanjian keamanan yang dibuat oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dengan Amerika Serikat baru-baru ini disepakati bahwa Amerika Serikat akan tetap mengerahkan 9.800 tentaranya di Afghanistan pada tahun depan.

Selain itu, sekitar tiga ribu pasukan dari negara-negara lain juga akan tetap berada di Afghanistan untuk membantu melatih dan mendukung pasukan militer dan polisi Afghanistan. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya