Berita

Dunia

Obama: Beri Mark Lippert Bulgogi yang Banyak

MINGGU, 26 OKTOBER 2014 | 16:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada kejutan dalam pelantikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Korea yang baru hari Jumat kemarin (24/10).

Presiden Barack Obama mendadak muncul di penghujung pengambilan sumpah Mark Lippert yang diselenggarakan di Kementerian Luar Negeri, Washington DC itu. Lippert adalah salah seorang teman dekat Obama dalam pemerintahan. Selain dengan Obama, Lippert juga memiliki hubungan erat dengan Menteri Pertahanan Chuck Hagel.

Kepada Dubes Korea Selatan untuk Amerika Serikat Ahn Ho-young yang juga menghadiri pelantikan itu, Obama berpesan:


“Beri Mark Lippert bulgogi yang banyak.”

Bulgogi adalah salah satu masakan khas Korea. Obama  disebutkan sangat menyukai daging sapi iris panggang itu.

Menlu John Kerry pun mengatakan, pelantikan dan perayaan itu sebagai Hari Republik Korea.

Lippert dikenal sebagai salah seorang ahli Korea dan isu keamanan kawasan Asia Timur. Sebelumnya dia bekerja sebagai asisten Menteri Luar Negeri urusan Asia dan Pasifik dari tahun 2011 hingga 2012. Dia juga pernah bertugas sebagai Kepala Sataf Kementerian Pertahanan di  Pentagon.

Lippert yang baru berusia 41 tahun menjadi dubes termuda yang dimiliki AS untuk Korea.

“Partnership Amerika Serikat dan Republik Korea adalah salah salah satu partnership penting yang kita miliki di dunia. Kedua negara berbagi nilai pasar bebas, demokrasi, menghormati HAM, penegakan hukum. Kita memiliki sejarah kerjasama termasuk dalam menyatukan kekuatan militer untuk menegakkan nilai-nilai ini dan membela keamanan kita,” ujar Lippert dalam sambutannya.

Lippert dinominasikan sebagai Dutabesar AS untuk Korea Selatan bulan Mei lalu menggantikan Sung Kim. Nominasi itu disetujui Senat bulan lalu. Dia rencanakan berangkat ke Seoul pekan depan. [dem] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya