Berita

din syamsuddin/net

Politik

Din Syamsuddin Sebaiknya Jadi Guru Bangsa

MINGGU, 26 OKTOBER 2014 | 00:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, terkait kesediannya menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK sangat disayangkan.

Pasalnya, Din masih harus menyelesaikan amanah sebagai Ketua Umum Muhammadiyah sampai Muktamar 2015. Ada kesan, Din Syamsuddin hendak meninggalkan tanggung jawabnya demi jabatan politik yang sedang diincar oleh banyak orang.

"Sebagai alumni DPP IMM, saya malu membaca berita itu. Terlebih, Pak Din mengakui belum pernah dihubungi sama sekali. Terbetik penilaian bahwa Pak Din sangat berharap dipanggil Jokowi,” ujar Sudarto Abdul Kasim, mantan Ketua DPP IMM (2012-2014).


Menurut dia, sepanjang sejarah Muhammadiyah, belum ada Ketua Umum PP Muhammadiyah yang berani membuat pernyataan seperti itu. Apalagi, jabatan menteri tidaklah lebih mulia dari jabatan ketua umum PP Muhammadiyah.

"Pak Din itu posisinya adalah presiden Muhammadiyah. Jadi tidak pantas kalau dia menjadi pembantu presiden,” kata dia lagi.

Sudarto berharap Din Syamsuddin menjadi guru bangsa yang bisa meluruskan arah kiblat negara. Dengan begitu, kehadirannya akan lebih bermakna bagi banyak orang.

“Ketokohan dan kepeloporannya semestinya tidak ternoda dengan hal-hal remeh seperti ini,” demikian Sudarto. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya