Berita

mahjouba

Dunia

Spanyol Desak Polisario Bebaskan Mahjouba

SABTU, 25 OKTOBER 2014 | 20:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mahjouba Mohamed Hamdidaf lahir di kamp Tindouf, Aljazair, 23 tahun lalu. Sejak dua tahun lalu, ia menjadi warganegara Spanyol dan tinggal di Valencia.

Mahjouba kini bekerja untuk lembaga “Marie Curie Foundation Care” yang berada di London dan akan melanjutkan pendidikannya di London.

Bulan Agustus lalu, Mahjouba kembali ke Tindouf untuk bertemu dengan kedua orangtuanya. Begitu tiba di Tindouf, paspor Spanyol yang dimilikinya dirampas penguasa Tindouf, Polisario. Begitu juga dengan uang yang dimilikinya. Hal ini dilakukan untuk mencegah Mahjouba kembali ke Eropa.


Juga disebutkan bahwa Polisario menekan orangtua Mahjouba agar memaksa Mahjouba menikah dengan pria Sahrawi.

Pemerintah Spanyol memprotes keras tindakan Polisario ini. Hari Selasa lalu (21/10), Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Garcia-Margallo mendesak Polisario untuk membebaskan Mahjouba.

Kasus Mahjouba ini kembali meruak ke permukaan menyusul laporan Human Rights Watch (HRW) baru-baru ini yang membuat marah diplomat Spanyol di Maroko. Pasalnya, dalam laporan itu HRW menyimpulkan tidak ada persoalan HAM di Tindouf.

Diplomat Spanyol di Maroko mencurigai laporan itu, dan menduga ada deal khusus antara HRW dengan pemerintah Aljazair yang melindungu Polisario di Tindouf. Dikatakan bahwa sejak 2005 lalu, aplikasi visa peneliti-peneliti HRW selalu ditolak Aljazair.

Laporan HRW ini sama sekali tidak memasukkan pengakuan orang-orang yang melarikan diri dari TIndouf tentang kekerasan dan penindasan yang mereka alami di Tindouf. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya