Berita

Alan Eustace di ketinggian 13 ribu kaki sebelum melompat/paragon

Dunia

Gunakan Pakaian Khusus, Eksekutif Senior Google Pecahkan Rekor Terjun Parasut

SABTU, 25 OKTOBER 2014 | 13:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Eksekutif senior Google, Alan Eustace memecahkan rekor terjun parasut tertinggi.

Ilmuan komputer berusia 57 tahun itu terbang ke udara dengan diangkut oleh balon udara dari landasan pacu di bandara New Mexico pada Jumat (24/10).

Eustace yang menjabat sebagai wakil presiden senior Pengetahuan di Google itu kemudian melompat dari ketinggian sekitar 13 ribu kaki di atas bumi.


Dengan mengenakan pakaian luar angkasa yang dirancang khusus, Eustace melepaskan dirinya dari balon udara yang membawanya dengan bantuan sebuah alat peledak kecil sebelum akhirnya terjun ke bumi dengan kecepatan sekitar 1.300 km per jam.

Ia hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk terjun dari udara ke bumi, terhitung sejak terdengarnya suara ledakan yang menandakan bahwa Eustace mulai melepaskan diri dari balon udara.

"Itu menajkubkan, indah. Anda bisa melihat kegelapan ruang dan anda bisa melihat lapisan atsmosfer yang belum pernah terlihat sebelumnya," ujar Eustace dikutip Daily Mail.

Dengan aksinya itu, Eustace berhasil mengalahkan rekor serupa yang dibuat oleh seorang warga Austria Felix Baumgartner pada tahun 2012 lalu. Selain itu, Eustace juga berhasil memecahkan rekor lainnya seperti rekor nasional untuk kecepatan vertikal.

"Hari ini, setelah 34 bulan dari perencanaan intens, pengembangan dan pelatihan, Alan Eustace, didukung oleh Paragon Space Development Corporation dan perusahaan tim Stratospheric Explorer (Stratex) membuat sejarah dengan menyelam dekat-ruang angkasa dari balon ketinggian tinggi sekitar 135.000 kaki," kata keterangan dari perusahaan yang mengembangkan sistem yang digunakan oleh Eustace, Pegagon. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya