Berita

ilustrasi pesawat tempur fa-18/net

Dunia

Serangan Udara AS Tewaskan Lebih dari 500 Militan di Suriah

KAMIS, 23 OKTOBER 2014 | 16:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan udara yang dipimpin oleh pasukan Amerika Serikat telah menewaskan 533 pejuang kelompok militan ISIS dan Nusra Front serta 32 warga sipil selama sebulan terakhir di Suriah.

Begitu laporan dari kelompok pengawas yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights pada Kamis (23/10) dikutip Reuters.

Disebutkan dalam laporan, dari total militan yang tewas, sekitar 464 diantaranya merupakan gerilyawan ISIS yang masih terus melancarkan serangan ke sebagian wilayah Irak dan Suriah. Sementara itu 57 lainnya adalah gerilyawan dari kelompok yang berafiliasi dengan al Qaeda, Nusra Front.


Sementara itu di antara korban sipil yang tewas, enam di antaranya adalah anak-anak dan lima adalah wanita.

Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat itu menargetkan sejumlah wilayah di Suriah yang diduduki ISIS seperti Aleppo, Deir al-Zor, Idlib, Raqqa dan al-Hassakah.

Diketahui Amerika Serikat mulai melancarkan kampanye serangan udara untuk melawan kelompok militan ISIS di Irak sejak bulan Juli sedangkan serangan udara di Suriah mulai dilancarkan sejak September lalu. Serangan udara yang dilancarakan Amerika Serrikat itu turut mendapat dukungan dari sekutunya baik di Eropa maupun Arab.

Amerika Serikat membenarkan aksinya tersebut dengan menggunakan pasal 51 dari Piagam PBB di mana disebutkan bahwa ada hak individu atau kolektif untuk membela diri terhadap serangan bersenjata. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya