Berita

Politik

Jokowi, Soal Menteri Jangan Kompromi!

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 21:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Presiden Joko Widodo diminta jangan berkompromi dalam menyusun kabinetnya. Calon menteri dan anggota kabinet yang bermasalah karena mendapat kartu kuning dan merah dari KPK dan PPATK harus dicoret.

Begitu permintaan Indonesia Corruption Watch. Koordinator ICW, Ade Irawan, mengingatkan Jokowi, bahwa mempertahankan segelintir figur bermasalah masuk dalam kabinet akan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Ibarat pepatah "nila setitik rusak susu sebelangga". Jangan ubah pesta kemenangan rakyat dengan pesta kecurigaan rakyat hanya karena salah memilih figur menteri. Copot mereka yang bermasalah," kata Ade dalam pesan elektroniknya sesaat lalu (Rabu, 22/10).


Ada delapan nama calon menteri yang mendapat catatan merah dan kuning dari KPK. Ketua KPK Abraham Samad menjelaskan calon menteri yang diberi tanda merah akan dijerat sebagai tersangka dalam kurun waktu satu tahun. Sementara, calon yang diberi tanda kuning berarti dalam kurun waktu dua tahun akan ditetapkan menjadi tersangka.

Karena banyaknya calon bermasalah, Ade meminta Jokowi tak buru-buru mengumumkan komposisi kabinetnya. Undang-undang mengatur Jokowi masih punya waktu dua minggu untuk memilih figur menteri terbaik.

"Segera masukkan figur- baru utk kembali diuji atau seleksi oleh KPK, PPATK, Dirjen Pajak maupun publik," pinya Ade lagi.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya