Organisasi Kesehatan Dunia WHO akan mengambil langkah baru penanganan Ebola dengan melakukan pengujian vaksin yang akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan.
Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti penangan Ebola yang belum juga meredam penyebarannya tertuama di kawasan Afrika Barat.
Asisten Direktur Jenderal WHO untuk sistem kesehatan dan inovasi Dr Marie Paule Kieny pada Selasa (21/10) menyebut, tujuan pengujian itu adalah agar vaksin yang telah teruji dapat segera didistribusikan ke sejumlah negara di Afrika Barat yang terkena dampak Ebola setidaknya bulan Januari mendatang. Namun vaksin belum akan didistribusikan bila pengujian belum memunculkan hasil.
"Tidak ada vaksin yang tidak memiliki efek samping sama sekali," kata Kieny dikutip
CNN.
Tes vaksin sendiri akan dilakukan oleh relawan di sejumlah negara seperti Mali, Amerika Serikat, dan Inggris.
"Ini akan terbuka untuk masyarakat umum," sambungnya.
WHO sendiri juga akan mengunjungi sejumlah lokasi di tiga negara yang terkena dampak terparah Ebola di Afrika Barat, yakni Sierra Leone, Guinea, dan Liberia untuk memantau pusat penanganan mana yang bisa berpartisipasi dalam uji coba obat eksperimental Ebola itu.
[mel]