Berita

jokowi/rm

Nusantara

Jokowi Bawa Pesan Maritim di Pidato Pelantikannya

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 17:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Republik Indonesia yang baru saja dilantik pagi tadi (Senin, 20/10), Joko Widodo dinilai sebagai figur pemimpin yang menekankan kerja dan aksi nyata.

Hal itu terlihat dari isi pidato pelantikan yang disampaikannya sekitar tujuh menit di Gedung Parlemen pagi tadi.

"Jokowi menyebut kata bekerja sekitar 16 kali, bekerja keras 6 kali, juga secara khusus menyebut negara maritim dan sebagainya sekitar 15 kali," kata pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia Effendi Ghazali dalam sebuah wawancara di televisi beberapa saat lalu.


Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa Jokowi bukan figur pemimpin yang dapat berorasi secara sistematis.

"Jokowi merupakan sosok presiden yang memilih berkata "ayo bekerja" utamanya jangan memunggungi laut. Karena selama ini kita terlalu fokus pada daratan," sambungnya.

Hal itu berbeda dengan presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kata Effendi, SBY dalam pidato pelantikannya tahun 2004 lalu cenderung lebih panjang. Pada saat itu SBY menekankan bahwa dirinya bukan hanya presiden bagi Republik Indonesia tapi juga bagi seluruh warga negara Indonesia.

"Hal itu menunjukkan bahwa ia adalah presiden bagi masyarakat yang memilih ataupun tidak memilihnya," ujar Effendi.

"Sedangkan Jokowi bukan sosok yang dapat berorasi seperti itu," tandasnya. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya