Berita

Dunia

Beijing International Marathon Tetap Digelar Meski Diselimuti Polusi Udara

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 15:16 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Meskipun polusi udara masih menyelimuti Beijing hingga hari ini (Minggu, 19/10), namun sebuah festival maraton internasional akan tetap digelar.

Puluhan ribu peserta Beijing International Marathon ke-34 terpaksa menggunakan masker untuk tetap bertarung dalam lomba lari yang dimulai di Lapangan Tiananmen dan berakhir di Olympic Park. Dari garis start hingga finish, berjarak 42 kilometer.

Festival yang diselenggarakan oleh Asosiasi Atletik China dan Biro Olahraga Beijing telah mengumumkan dalam situs resmi microbloggingnya bahwa kemungkinan akan terjadi polusi udara berintensitas kecil ataupun sedang.


Mereka juga meminta para peserta untuk memperhatikan kondisi dan mengambil langkah-langkah sesuai dengan kesehatan mereka sendiri.

Selain itu, orang tua dan orang yang memiliki penyakit pernapasan disarankan hati-hati dalam mempertimbangkan untuk berpartisipasi.

Beijing News melaporkan, sekitar 30 ribu orang diperkirakan akan ambil bagian dalam lomba maraton tersebut.

Menurut sebuah organisasi yang fokus di bidang lingkungan, udara di Beijing hari ini dianggap sudah sangat tercemar. Organisasi itu juga
memperingatkan kepada anak-anak, lansia, dan orang sakit untuk tinggal di dalam rumah.

Polusi ini terjadi saat pembangunan yang tengah pesat di Beijing.

Sehari sebelumnya (Sabtu, 18/10), panitia maraton mengatakan akan sulit untuk menunda acara tersebut dan meminta peserta untuk memahami, Beijing News melaporkan. Dikatakan, 46 persen dari peserta telah melakukan perjalanan dari luar negeri dan daerah lain dari Tiongkok untuk mengambil bagian.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya