Berita

Recep Tayyip Erdogan

Dunia

Presiden Erdogan Diganjar Penghargaan Sipil Tertinggi Afghanistan

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 11:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan melakukan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani, Sabtu (18/10).

Rencananya, kedua kepala negara itu akan menandatangani kesepakatan yang mempererat hubungan bilateral.

Selain itu, Ghani juga akan memberikan Erdogan medali penghargaan sipil tertinggi yang menggambarkan Turki sebagai contoh perdamaian dan stabilitas di dunia Islam.


Erdogan juga mengatakan bahwa Turki bersama dengan AS, Jerman dan Italia akan menjadi salah satu dari empat negara NATO yang akan terus mendukung pengembangan Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan.

"Investasi kami di bidang pertambangan, eksplorasi minyak, konstruksi dan makanan sektor Afghanistan juga akan terus seperti yang direncanakan tanpa perlambatan apapun," kata Erdogan, seperti dikutip dari AFP.

Tidak hanya itu, Erdogan menambahkan Turki juga akan berkontribusi pada keamanan dan operasi bandara Kabul.

Selain bertemu dengan Ghani, di sana Erdogan juga dijadwalkan bertemu dengan Wakil Presiden Abdul Rashid Dostum, dan mantan capres Abdullah Abdullah yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Afghanistan.

Ini adalah kunjungan pertama presiden Turki ke Afghanistan sejak Ghani menjadi presiden.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya