Berita

Dunia

Enam Bulan Diculik Kelompok Abu Sayyaf, Dua Warga Jerman Dibebaskan

SABTU, 18 OKTOBER 2014 | 16:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua warga Jerman, Stefan Okonek (70) dan Henrike Dielen (50), yang diculik kelompok militan di Filipina, Abu Sayyaf, dibebaskan pada (Jumat malam (17/10).

Keduanya sempat disandera sejak April lalu bermula saat mereka berlayar di dekat Pulau Palawan, Filipina Barat.

Kementerian Luar Negeri Jerman juga menegaskan para sandera telah tiba di kedutaannya di Manila.


"Dengan perasaan lega kami mengkonfirmasi bahwa dua orang Jerman tidak lagi di tangan penculik mereka. Mereka sedang diurus di kedutaan di Manila. Kami berterima kasih kepada pemerintah Filipina atas kerjasama yang dilakukan dengan penuh keyakinan," begitu pernyataan Kementerian Luar Negeri Jerman, seperti dilansir AFP.

Belum ada rincian mengenai bagaimana para sandera berhasil dibebaskan, tetapi kelompok Abu Sayyaf sebelumnya telah meminta pemerintah Jerman membayar tebusan sebesar 5,6 juta dolar AS.

Selain itu, Abu Sayyaf juga menyerukan agar Jerman menarik dukungan terhadap serangan AS di Suriah dan Irak terkait ISIS.

Kelompok ini juga mengancam akan memenggal kepala salah satu sandera kecuali tuntutan dipenuhi. [zul]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya