Berita

joko widodo

Politik

KABINET JOKOWI-JK

Masyarakat Wakatobi Menunggu Sanusi Jadi Menteri

SABTU, 18 OKTOBER 2014 | 12:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim Transisi yang mendampingi Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebelum keduanya dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 telah menyusun daftar calon menteri kabinet Jokowi-JK.

Kabarnya, Jokowi akan memilih 33 dari 43 nama di dalam daftar itu sebagai menteri di dalam kabinet yang diharapkan dapat bekerja hingga 2019.

Masyarakat Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menunggu dengan harap-harap cemas apakah tokoh yang mereka rekomendasikan akan dipilih Jokowi.


Hari Senin lalu (13/10), Wahdah Islamiyah Wakatobi telah mengirimkan sepucuk surat kepada Jokowi. Di dalam surat itu mereka merekomendasikan DR. Ing. Muhammad Sanusi sebagai salah seorang menteri yang menangani urusan energi.

Menurut Ketua DPD Wahdah Islamiyah Wakatobi, La Ode Sarimu, di dalam surat itu, Muhammad Sanusi mereka rekomendasikan karena memiliki keahlian akademik dan pengalaman yang linear di bidang metalurgi. Sanusi juga dinilai memiliki komitmen yang tinggi dan visi dalam mengembangkan industri pertambangan, penerapan riset dan teknologi serta manajemen strategis di bidang industri yang berbasis pertambangan dan properti.

Catatan ini dinilai penting mengingat di Wakatobi terdapat cadangan biji nikel terbesar di dunia dan telah memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap perekonomian NKRI.

La Ode Sarimu juga mengatakan bahwa Sanusi memiliki rekam jejak integritas dan loyalitas yang baik, serta bebas dari KKN.

“Yang bersangkutan juga sosok anak bangsa yang taat menjalankan agama Islam, berbudi pekerti luhur, selalu memberikan pencerahan dan solusi serta memiliki jaringan sosial dan profesi yang luas, serta bertanggung jawab,” tulis Lao de Sarimu lagi. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya