Berita

penyelamatan korban dari badai dan longsor salju di himalaya/ap

Dunia

Dihantam Badai Salju, Hampir 30 Pendaki Tewas di Annapurna

JUMAT, 17 OKTOBER 2014 | 11:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badai disusul longsoran salju yang menimpa jalur pendakian Annapurna di pegunungan Himalaya sejak awal pekan ini telah menyebabkan puluhan orang tewas.

Hingga saat ini (Jumat, 17/10), telah ada 29 orang pendaki yang dikonfirmasi tewas. Mereka berasal dari sejumlah negara seperti Nepal, Israel, Kanada, India, Slovakia, dan Polandia. Namun jumlah tersebut dikhawatirkan akan bertambah, mengingat masih terdapat sejumlah pendaki yang terperangkap di sejumlah rute pendakian dan belum ditemukan.

Operasi pencarian pun semakin diperluas hari ini dengan mengerahkan tim penyelamat dan helikopter. Pemerintah Nepal pun, dikutip Associated Press, mengumumkan pembentukan komite tingkat tinggi dengan dua menteri senior di dalamnya yang akan melakukan pemantauan dan koordinasi dalam operasi pencarian tersebut. Hal itu dilakukan untuk menepis anggapan miring yang menyebut bahwa pemerintah Nepal tidak melakukan upaya penyelamatan yang cukup.


Komite yang dibentuk itu juga memiliki tanggung jawab untuk mengkoordinasikan tentara, polisi, pemerintah, dan operator swasta yang terlibat dalam penyelamatan.

Sejauh ini, tim penyelamat telah berhasul menyelamatkan 78 pendaki dari distrik Mustang dan 157 pendaki dari distrik sebelah Manang.

Jalur pendakian Annapurna yang terletak 160 kilometer dari ibukota Nepal Katamandu dipadati oleh para pendaki dari sejumlah negara di pertengahan Oktober yang merupakan puncak musim pendakian di mana udara terasa bersih dan sejuk. Selama musim pendakian ini, warga Nepal juga menggelar sejumlah festival. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya