Berita

Humor Politik

Sang Presiden Bisa Mengatasi Ebola

KAMIS, 16 OKTOBER 2014 | 14:18 WIB

DALAM suatu kesempatan bos Media Sosial, Marck Zuckaran, mengunjungi sebuah negara berkembang yang presidennya tengah menjadi pusat perhatian dunia. Sang Presiden dinilai berhasil membuat banyak terobosan dan memiliki ide cemerlang.

"Shalom Marck Zuckaran. Ada yang dapat saya bantu?" tanya Sang Presiden.

"Alaikumsalam Pak Presiden. Iya ada yang sangat mendesak Pak. Tapi ini bukan tentang Media Sosial. Ini tentang masa depan negara kami Pak!" ucap Marck.


"Tenang sajaaaa..., semua masalah itu mudah diselesaikan, yang penting kita mau atau tidak. Itu saja, hehee," jawab Sang Presiden.

"Wah, mantap Pak. Tapi masalahnya sangat genting. Kalau tidak segera diatasi warga AS bisa punah tidak lama lagi!" keluh Marck Zuckaran

"Waduh, gawat gitu sepertinya ya," ucap Sang Presiden.

"Saya mendapat bocoran dari intelijen, katanya hanya Bapak yang bisa membantu dengan cepat," ungkap Marck Zuckaran.

"Ah, masak begitu. Ada-ada saja, hehehe," jawab Sang Presiden.

"Serius Pak. Infonya A-1 dari bawahan-bawahan Bapak, tepatnya bekas bawahan di kantor Gubernur Pak! Bagaimana Pak?" harap Marck Zuckaran.

"Iyaa. Apa sih, apaa...? Ayo ceritakan saja. Ndak usah mikir lama-lama, hehehe," ujar Sang Presiden.

"Ini tentang wabah Ebola yang sudah mulai masuk AS, Pak!" seru Marck Zuckaran.

"Oooh, Ebola! Mudah saja ituu..." ucap Sang Presiden dengan enteng.

"Jadi Bapak bersedia membantu kami? Please Pak...," Marck Zuckaran semakin berharap.

"Bisaa, bisaaa! Sudaaah, serahkan saja ke saya. Satu minggu juga beres," kata Sang Presiden lagi dengan yakin.

"Puji Tuhan! Saya akan segera pulang dan sampaikan berita gembira ini ke Obama, Pak. You are really my hero, Pak!" sorak Marck Zuckaran.

"Oh, baik, baik. Silakan saja," ujar Sang Presiden.

"By the way Pak, biar Obama tambah yakin, bisa saya diberitahu pengalaman-pengalaman Bapak sebelumnya menangani Ebola?" tanya Marck Zuckaran.

"Halaah Marck, bilang saja ke Obama, wong saya ini E-ID, E-Government, E-Budgeting, E-Purchasing, E-Catalog saja dua minggu juga kelar. Apalagi cuma E-Bola," jawab Sang Presiden. [***]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya