Berita

Walikota Banjar Dipolisikan Gara-gara Cakar Perempuan Cantik yang Diduga Selingkuhan Suaminya

SELASA, 14 OKTOBER 2014 | 21:36 WIB | LAPORAN:

Walikota Banjar Jawa Barat, Ade Uu Sukaesih dibakar cemburu. Gara-garanya kerap mendapat SMS yang menyebutkan suaminya, Herman Sutrisno punya selingkuhan.

Tak bisa menahan emosi Ade Uu ‘melabrak’ Yani Herawati (41), seorang wanita cantik yang disebut-sebut sebagai selingkuhan Herman Sutrisno.

Di rumah Yani di Lingkungan Parunglesang RT 01/09 Kecamatan Banjar, Minggu (12/10) lalu, terjadi percekcokan dan terjadi benturan fisik antara Ade Uu vs Yani. Tak terima dengan aksi arogan sang Walikota, Yani pun melapor ke Polresta Banjar.


Akibat laporan Yani, warga Banjar pun heboh. Sebagian mencibir tingkah Walikota. Tapi beberapa diantaranya hanya tersenyum.
"Hubungan itu kan sudah lama. Kenapa baru sekarang terbongkar," katanya.

Setelah Yani lapor polisi, beberapa wartawan yang biasa meliput di Kota Banjar pun terkena imbasnya. Sebagian mendapat teguran dari kantor tempatnya bekerja karena beritanya tidak dipeti eskan. Malah ada seorang wartawan terbitan lokal disangsi karena tercium ada ‘main mata’ dengan utusan dari Walikota. Dia pun dipindah tugas ke wilayah lain.

Menanggapi kasus ini perwakilan dari keluarga Herman Sutrisno, Tio Satria Nugraha, buka suara. Atas nama keluarga dia meminta maaf terkait insiden yang dialami Yani.

Menurut Tio, peristiwa gesekan yang terjadi di rumah Yani itu dipicu oleh SMS gelap yang bernada provokasi. SMS itu menyebutkan Herman memiliki hubungan dengan Yani. Kedatangan Ade Uu kesana sebagai seorang istri. Ia tidak ingin suaminya diganggu oleh pihak ketiga. Awalnya hanya untuk sekadar melakukan klarifikasi. Karena emosi, maka terjadilah cakar-cakaran. Dalam  SMS itu disebutkan ada pihak yang akan menghancurkan rumah tangga Ade-Herman.

"Saya meminta aparat kepolisian untuk melacak nomor yang kerap meneror dengan memberikan informasi sesat yang memicu konflik keluarga Ade-Herman," kata Tio.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya