Berita

puan maharani/net

Bacakan Al Fathihah agar Jokowi Tunjuk Puan Maharani Jadi Menteri

SENIN, 13 OKTOBER 2014 | 22:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tanggal 20 Oktober semakin dekat. Namun sejauh ini belum terlihat tanda-tanda Presiden terpilih Joko Widodo yang diusung PDI Perjuangan akan mengajak Puan Maharani bergabung dalam pemerintahannya.

Padahal, Puan Maharani adalah tokoh PDIP yang memiliki peranan cukup penting. Puan juga merupakan kekuatan inti partai itu dalam memenangkan Jokowi di arena Pilpres 2014 yang lalu.

Kepada redaksi beberapa saat lalu (Senin malam, 13/10), politisi senior PDIP  Bambang Beathor Surjadi mengajak seluruh kader PDIP untuk mengirimkan doa dengan membacakan surat Al Fatihah bagi yang beragama Islam, dengan harapan pintu hati Jokowi terbuka untuk memilih Puan Maharani sebagai salah seorang menteri.


“Puan sudah cukup waktu, pengalaman di DPP bidang Hubungan Antar Lembaga, juga sebagai ketua fraksi yang  berhubungan langsung dengan ketua-ketua fraksi lain di DPR dan MPR RI,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Menurut Beathor, demikian ia kerap disapa, posisi yang pantas untuk Puan Maharani adalah Menko Komunikasi. Dengan menempatkan Puan pada posisi ini, Beathor yakin bahwa pekerjaan Jokowi sebagai presiden ketika berhadapan dengan Parlemen akan semakin ringan.

“Posisi itupun sekaligus membuka ruang bagi kader yang lain untuk memimpin fraksi PDIP,” sambungnya.

Beathor juga menyinggung kegagalan PDIP dalam perebutan kursi pimpinan DPR dan MPRI RI. Menurut Beathor kegagalan itu bukan semata-mata kegagalan Puan seorang diri.

“Puan satu diantara kader PDIP yang disiapkan untuk memimpin bangsa ini di waktu yang akan tiba,” demikian Beathor. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya