Berita

Politik

Pemuda Indonesia Butuh Affirmative Action

SENIN, 13 OKTOBER 2014 | 17:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sangat disayangkan hingga saat ini pemuda Indonesia belum memiliki affirmative action dalam membangun bangsa. Padahal, sudah sejak lama pemuda selalu digembor-gemborkan sebagai garda terdepan.

Demikian disampaikan oleh Ketua Garda Pemuda Partai Nasdem, Martin Manurung dalam diskusi bertema Quo Vadis Pemuda Indonesia "Kaum Muda dan Masa Depan Kepemimpinan di Indonesia yang digelar di Cafe Decanter, Kuningan, Jakarta (Senin, 13/10).

"Untuk itu, perlu affirmative action untuk pemuda," ujarnya.


Lanjut Martin, tanpa affirmative action mengharapkan pemuda untuk bisa berperan di era liberilasasi sekarang ini akan sulit. Walaupun pemuda matang secara pikiran, kompetensi dan sebagainya tapi sistem demokrasi yang bagai pasar, menghendaki juga kekuatan kapital.

"Nah ini yang tidak mungkin dipenuhi pemuda karena memang pemuda tidak semua berdarah biru, makanya perlu affirmative action seperti halnya perempuan secara gender," tegas pria jebolan Universitas Indonesia ini.

Jika affirmative action tidak segera diwujudkan, menurut Martin, Indonesia akan sulit melahirkan terobosan-terobosan baru terjadi. Sebaliknya, Indonesia akan terjebak dengan cara-cara lama yang sudah menjadi kebiasan, karakter dan tabiat generasi lama.

"Kalau kita ingin membuat perubahan perubahan, ada terobosan-terbosan, maka pemuda harus masuk dan kita tidak bisa membiarkan pemuda masuk tanpa affirmative action,"pungkas martin yang juga lulusan University of East Anglia, Inggris ini.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya