Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

X-Files

Tes Calon Pimpinan KPK Di DPR Harus Diliput Media Massa

Cegah Transaksi Politik
SENIN, 13 OKTOBER 2014 | 10:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemilihan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh DPR diminta dila­ku­kan secara transparan dan akun­tabel. Hal ini untuk meng­hin­dari kepentingan politik dan lebih mengedepankan kepen­tingan publik.

Peneliti Pusat Kajian Anti Ko­rupsi (PUKAT) Universitas Gadjah Mada (UGM), Hifzil Alim mengatakan, calon pim­pinan KPK harus memiliki ke­percayaan atau akseptabilitas dari publik, bukan aksepta­bili­tas politik yang hanya akan menguntungkan kepentingan politik. “DPR harus membuka kran transparansi, kalau bisa pemilihan dapat diliput me­dia,” katanya.

Sebelum menentukan pimpi­nan KPK dari nama-nama calon yang diusulkan presiden, menurutnya, DPR juga harus membuka ruang partisipasi pu­blik terlebih. “Masukan dari masyarakat dapat menen­tukan siapa kira-kira (calon pim­pinan KPK) yang memiliki afiliasi politik, atau terlibat ka­sus korupsi,” katanya.


Dengan upaya itu, dia ber­harap penentuan pimpinan KPK oleh DPR dapat terhindar dari proses transaksi politik yang tujuannya melemahkan tugas KPK di masa mendatang.

Hifdzil mengkhawatirkan kons­telasi politik yang terjadi di parle­men saat ini berpotensi me­me­ngaruhi proses seleksi ter­se­but.

Dia mensinyalir adanya in­dikasi pelemahan pemberan­ta­san korupsi melalui agenda pe­milihan pimpinan lembaga an­tirasuah tersebut.

Dengan kekhawatiran itu, dia mendorong masyarakat sipil un­­tuk melakukan pengawalan ter­­ha­dap setiap proses pemili­han pim­pinan KPK. Selain itu, PUKAT berharap ca­­lon pimpi­nan KPK tidak me­mi­liki afiliasi de­ngan partai po­litik agar terbe­bas dari konflik ke­­pentingan dalam melakukan pemberan­tasan ko­rup­si.

Sebelumnya, terdapat enam nama yang lolos untuk mengi­ku­ti proses seleksi wawancara ca­lon pimpinan KPK, yakni Ja­min Ginting (Swasta), Busyro Mu­qoddas (Swasta), I Wayan Su­dirta (Advokat), Ahmad Tau­fik (Swasta), Robby Arya Brata (Advokat), dan Subagio (PNS/Pensiunan).

Selanjutnya, Pansel akan me­­­mi­lih dua nama untuk di­ajukan ke­pada presiden pada 13 Okto­ber 2014. Dua nama ter­­se­but ke­mudian akan me­ng­i­kuti pro­ses uji kelayakan dan ke­patutan di DPR.

Ketua Umum Persatuan Ad­vo­kat Indonesia (Peradi) Frans Hendra Winarta mengatakan, KPK harus diperkuat.

Untuk itu, Ma­syarakat harus berdiri di ba­risan terdepan mengawal pe­negakan hukum dan pemberan­tasan korupsi.

“Kalau betul ada niatan dari sejumlah politisi DPR untuk melemahkan KPK, maka niat tersebut bertentangan dengan aspirasi rakyat untuk mem­beran­tas korupsi. Anggota DPR se­perti itu tidak layak untuk dipilih kembali,” ka­tanya.  ***

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya