Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Peneliti Pusat Kajian Anti KoÂrupsi (PUKAT) Universitas Gadjah Mada (UGM), Hifzil Alim mengatakan, calon pimÂpinan KPK harus memiliki keÂpercayaan atau akseptabilitas dari publik, bukan akseptaÂbiliÂtas politik yang hanya akan menguntungkan kepentingan politik. “DPR harus membuka kran transparansi, kalau bisa pemilihan dapat diliput meÂdia,†katanya.
Sebelum menentukan pimpiÂnan KPK dari nama-nama calon yang diusulkan presiden, menurutnya, DPR juga harus membuka ruang partisipasi puÂblik terlebih. “Masukan dari masyarakat dapat menenÂtukan siapa kira-kira (calon pimÂpinan KPK) yang memiliki afiliasi politik, atau terlibat kaÂsus korupsi,†katanya.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Kamis, 17 September 2026 | 21:47
Kamis, 17 September 2026 | 21:17
Kamis, 17 September 2026 | 21:15
Kamis, 17 September 2026 | 20:53
Kamis, 17 September 2026 | 20:41
Kamis, 17 September 2026 | 20:21
Kamis, 17 September 2026 | 20:04
Kamis, 17 September 2026 | 19:44
Kamis, 17 September 2026 | 19:44
Kamis, 17 September 2026 | 19:38